Jumat, 10 Juli 2015

Ginjal merupakan salah satu organ penting yang dimiliki manusia. Namun demikian masih banyak saudara kita yang belum mengenalnya secara mendalam. Hal ini menyebabkan pengetahuan saudara kita tentang Ginjal beserta penyakit, cara pencegahan dan pengobatan penyakit ginjal juga rendah. Agar tidak salah kaprah sekaligus dapat menjaga kesehatan organ tubuh kita yang bernama Ginjal.

Ginjal adalah organ tubuh yang berfungsi sebagai alat filtrasi, mengeluarkan kelebihan garam, air, asam, membuang atau mengatur elektrolit seperti K, Ca, Mg, PO4, dan sisa metabolisme tubuh. Ginjal juga bertugas melakukan sekresi untuk menghasilkan EPO yang berfungsi mengatur Haemoglobin darah (HB), aktivasi vitamin D untuk kesehatan tulang, serta mensekresi renin untuk mengatur tekanan darah. Kerusakan pada jaringan ginjal disebabkan oleh racun-racun yang masuk melalui mulut, penghancuran jaringan otot. Maka racun-racun harus dihindari agar tidak terjadi kerusakan ginjal.

Produk jamu tradisional atau alami yang banyak dijual dan beredar di pasaran yang berbentuk pil atau bubuk, sering dituding berbahaya bagi kesehatan ginjal. Minum jamu akan berbahaya bagi kesehatan ginjal jika diminum melebihi dosis-nya dan / atau tanpa disertai dengan banyak-banyak minum air (air putih lebih baik), karena ginjal itu tugasnya membuang air, sisa cairan dan metabolit di dalamnya dengan menyaring darah yang tersuplai ke ginjal. Jika tidak disertai dengan kebiasaan banyak minum, bisa dibayangkan darah yang dialirkan ke ginjal untuk disaring dan dibuang itu berkonsentrasi yang cukup pekat, ditambah lagi dengan adanya senyawa metabolit jamu. Organ ginjal bisa cepat rusak kalau harus menyaring cairan konsentrat terus menerus. Dan akan lebih berbahaya lagi, kalau ternyata jamu yang dibeli dan dikonsumsi itu ternyata mengandung senyawa obat sintetis (dikhawatirkan reaksi antara jamu dan obat sintetis ternyata saling bertolak belakang). Bisa-bisa terjadi reaksi komplikasi. Juga pemakaian jamu yang dalam jangka waktu lama bisa berdampak penumpukan senyawa metabolitnya di organ - organ, misalnya di hati, saluran pencernaan ataupun ginjal.

Selain asupan dari luar, faktor lain yang menjadi penyebab resiko munculnya penyakit Ginjal adalah tekanan darah tinggi, diabetes mellitus, penyakit jantung pembuluh darah, dan faktor keturunan. Faktor lainnya adalah usia diatas 60 tahun, sakit Lupus atau penyakit autoimun lainnya, obesitas/kegemukan, infeksi saluran kemih, batu ginjal dan  maupun badan berat rendah saat  lahir. Meskipun jarang terjadi, beberapa orang suka mengalami yang disebut gagal ginjal kronik ada yang disebabkan oleh kelainan yang diturunkan. Penyakit keturunan seperti penyakit ginjal polikistik dapat menyebabkan gagal ginjal kronik.

Penyakit ginjal tergolong penyakit kronis yang tidak menular, tapi merupakan pencetus berbagai macam penyakit berbahaya. Misalnya, jantung koroner, stroke, hipertensi, serta diabetes melitus. Penyakit-penyakit tersebut saat ini menjadi ancaman utama di dunia kesehatan.
Tanda dan gejala terjadinya penyakit gagal ginjal akut antara lain : Bengkak mata, kaki, nyeri pinggang hebat (kolik), kencing sakit, demam, kencing sedikit, kencing merah /darah, sering kencing. Kelainan Urin: Protein, Darah / Eritrosit, Sel Darah Putih / Lekosit, Bakteri.
Tanda dan gejala terjadinya gagal ginjal kronik antara lain : Lemas, tidak ada tenaga, nafsu makan menurun, sering mual, muntah, bengkak, kencing berkurang, gatal, sesak napas, pucat/anemia. Kelainan urin: Protein, Eritrosit, Lekosit. Kelainan hasil pemeriksaan Lab. lain: Creatinine darah naik, Hb turun, Urin: protein selalu positif.

Cara pencegahan yang cukup baik adalah mengonsumsi air yang cukup, menghindari konsumsi jamu untuk jangka panjang, menghindari konsumsi obat-obatan sembarangan dan sebagainya. Cara lainnya adalah berolahraga teratur, berhenti merokok, makan dengan menu seimbang, hindari kekurangan cairan dengan minum minimal rata-rata 1-1,5 liter air putih per hari.

Sementara itu, Pakar farmasi dari Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Dra Nurul Mutma’inah, Msi. Apt, menyatakan, konsumen harus waspada bila ada jamu tradisional yang sesudah diminum langsung cespleng, menyembuhkan, atau sangat manjur. Ada bahaya bagi kesehatan di balik kemanjuran sesaat itu.

"Jamu seperti itu hanya sebagai penyembuhan sesaat, tetapi justru perlu diwaspadai karena bisa dipastikan mengandung bahan kimia obat, kecuali jamu hasil racikan sendiri tanpa ditambah bahan kimia," ujar Dekan Fakultas Farmasi UMS itu kepada wartawan saat diminta komentarnya tentang peredaran jamu tradisional yang berkembang pesat akhir-akhir ini.

Lebih lanjut ia mengatakan, sebetulnya jamu tradisional jarang yang bisa menyembuhkan suatu keluhan penyakit secara cepat. Lain halnya dengan bahan kimia obat, efeknya bisa cepat muncul.

"Maka perlu dicurigai jika setelah minum jamu, efeknya cepat sekali. Kita perlu curiga, di dalam jamu itu terdapat campuran bahan kimia obat," tandasnya.

Di samping itu, masyarakat saat memilih jamu tradisional hendaknya perlu melihat tanda registrasi, termasuk apakah jamu itu terdaftar di Badan POM ataukah tidak, bagaimana aturan pakainya, digunakan untuk penyakit apa, komposisinya, dan sebagainya. Jika tidak ada hal seperti itu, atau minimal harus ada tanda registrasi BPOM, maka jangan dikonsumsi.

Bahan-bahan kimia yang ditambahkan di dalam jamu tradisional, katanya, asal digunakan dengan dosis yang tepat, pada pasien yang tepat dan dengan indikasi yang tepat, sebenarnya tidak masalah. "Tetapi untuk menentukan hal yang tepat itu, yang dapat melakukan adalah dokter. Bukan sembarangan orang. Jika dilakukan sembarang orang, menjadi tidak terukur, dan itulah yang berbahaya," katanya.

Terkait dengan jamu tradisional yang ternyata mengandung bahan kimia obat, pakar farmasi itu mencontohkan jamu tradisional penambah stamina pria. Ternyata di dalamnya ditambahkan bahan kimia obat, seperti sildinafil dan padalafil.

"Bahan kimia tersebut dalam pengobatan modern sebenarnya untuk mengatasi disfungsi ereksi. Kemudian jika seseorang akan memakainya, seharusnya dipastikan dulu, apakah punya riwayat tekanan darah tinggi atau memakai obat lain ataukah tidak," jelasnya.

Selain jamu tradisional penambah stamina pria, menurut Nurul Mutma’inah, yang juga perlu diwaspadai adalah jamu seperti jamu keju kemeng dan jamu pegal linu. Biasanya, jamu seperti pegal linu tersebut sering ditambahkan analgetik atau penghilang rasa sakit.

Efek samping dari minum jamu tradisional yang dicampur bahan kimia obat, menurut Dekan Fakultas Farmasi UMS ini, bisa berakibat jangka pendek atau jangka panjang. Jangka pendek, biasanya muncul keluhan iritasi lambung atau lambung berasa perih, sedangkan efek jangka panjang, bisa menimbulkan gangguan ginjal dan sebagainya.

www.suaramedia.com
http://www.smallcrab.com/kesehatan/735-minum-jamu-bisa-sebabkan-kerusakan-ginjal

Rabu, 08 Juli 2015

hai pejuang sbmptn sebangsa dan setanah air,, lagi galau pastinya yaaa....
lagi degdegan nih nunggu hasil sbmptn,, takut gini gitu dan lain sebagainyaa..
well aku tau kok problematika hati kalian.,, gue juga pernah ngerasain masa-masa kek gini,,..
tapi yaa kalain tuh ga usah galau-galau amat mikirin tuh hasil,, sekarang tuh harunya kalian banyak-banyakin doa sama Tuhan biar besok pas liat pengumuman kalian diberi kejutan yang tak terlupakan.
santai gues masalah diterima tidaknya anda di sebuah ptn tersebut menurut saya bukan karena kalian memang bisa tapi saya pikir kalian mampu dan layak diterima disitu, jadi seumpamanyaa,, seumpama doang hlo harapan kalian di sbmptn ini belum kesampaian yaudah kalian harus tetep bersyukur mungkin memang Tuhan tidak tempatkan anda ditempat yang anda inginkan namun Tuhan pasti sudah siapkan kuliah yang terbaik buat anda, jadi kalau kalian galau mikirin kok aku ga ketrima sih padahal kan aku udah rajin les udah mati matian belajar udah beli buku super jitu dan perasaan gue juga bisa ngerjain pas test?
hallo....?????
kalian bukan cuman bersaing sama temen satu sekolahan kalian bersaing dengan beribu-ribu bahkan berjuta-juta orang yang menginginkan satu bangku disuatu universitas itu kalian ga boleh tutup mata juga dong kalian test bukan hanya satu angkatan tapi ada kakak tingkat kalian yang juga test lagi buat dapetin kursi di universitas yang ia idam-idamkan..
jadi kalau kalian ngerasa kalian bisa dan kalian dikecewakan alhasil kalian marah itu salah besar, bisa saja pas kalian ngerjain kalian khilaf kalian jawab a ehh yang ke lingkar malah b kan semua itu faktor manusianya juga bisa, satu lagi kalau kalian ingin dapetin apa yang kalian inginkan kalian juga jangan pernah lupa buat minta sama Tuhan, bilang sama Tuhan kasih yang terbaik untuk hidup saudara, bukan saudara yang malah ngatur Tuhan,, Tuhan aku pengen di Univ itu terima ya Tuhan,, hlo kalian salah.Tuhan tempatkan anda ditempat yang Tuhan sudah siapkan dan anda dipercayai Tuhan mampu untuk melakukan semuanya itu....

so kalau kemungkinan terburuk anda tidak diterima kalian harus tetap ucap syukur kalau kalian ketrima kalian juga harus ucap syukur,, jangan sekali-kali anda menyalahkan Tuhan!!
semangat semoga sukses :)))
Subscribe to RSS Feed Follow me on Twitter!